Sigit_uk. Diberdayakan oleh Blogger.

Welcome

TERIMAKASIH TELAH MELIHAT BLOG INI... Cavaratos....

Cari Disisni

Minggu, 12 Desember 2010

0 Penyakit Menular dan Tidak Menular

Share
mixedinfo.blogspot.com
Dewasa ini tingkat angka kematian baik di Indonesia maupun di dunia secara globalnya relatif meningkat pertahunnya, hal ini baik disebabkan kecelakaan, proses penuaan yang menyebabkan kelamahan fungsi organ tubuh ataupun karena menderita berbagai macam penyakit. Kita mengenal berbagai macam nama penyakit dan istilahnya baik itu penyakit menular maupun penyakit tidak menular.
Penyakit menular yang juga dikenal sebagai penyakit infeksi dalam istilah medis adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh sebuah agen biologi (seperti virus, bakteria atau parasit), bukan disebabkan faktor fisik (seperti luka bakar dan trauma benturan) atau kimia (seperti keracunan) yang mana bisa ditularkan atau menular kepada orang lain melalui media tertentu seperti udara (TBC, Infulenza dll), tempat makan dan minum yang kurang bersih pencuciannya (Hepatitis, Typhoid/Types dll), Jarum suntik dan transfusi darah (HIV Aids, Hepatitis dll).
Adapun penyakit yang tidak menular adalah penyakit yang diderita pasien yang pada umumnya disebakan bawaan/keturunan, kecacatan akibat kesalahan proses kelahiran, dampak dari berbagai penggunaan obat atau konsumsi makanan serta minuman termasuk merokok, kondisi stress yang mengakibatkan gangguan kejiwaan. Lebih lanjut akan kita bahas satu persatu berbagai macam penyakit baik itu yang menular ataupun penyakit tidak menular yang kerap diderita manusia, termasuk gajala dan proses penanganan atau pengobatannya baik dari obat-obatan medis (kimia) maupun obat-obatan tradisional.

0 Penyakit Diabetes Mellitus (DM)

Share
mixedinfo.blogspot.com
Penyakit Diabetes Mellitus (DM) yang juga dikenal sebagai penyakit kencing manis atau penyakit gula darah adalah golongan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula dalam darah sebagai akibat adanya gangguan sistem metabolisme dalam tubuh, dimana organ pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh.
Insulin adalah salah satu hormon yang diproduksi oleh pankreas yang bertanggung jawab untuk mengontrol jumlah/kadar gula dalam darah dan insulin dibutuhkan untuk merubah (memproses) karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi yang diperlukan tubuh manusia. Hormon insulin berfungsi menurunkan kadar gula dalam darah.
Tanda dan Gejala Diabetes Mellitus
Tanda awal yang dapat diketahui bahwa seseorang menderita DM atau kencing manis yaitu dilihat langsung dari efek peningkatan kadar gula darah, dimana peningkatan kadar gula dalam darah mencapai nilai 160 - 180 mg/dL dan air seni (urine) penderita kencing manis yang mengandung gula (glucose), sehingga urine sering dilebung atau dikerubuti semut.
Penderita kencing manis umumnya menampakkan tanda dan gejala dibawah ini meskipun tidak semua dialami oleh penderita :
  1. Jumlah urine yang dikeluarkan lebih banyak (Polyuria)
  2. Sering atau cepat merasa haus/dahaga (Polydipsia)
  3. Lapar yang berlebihan atau makan banyak (Polyphagia)
  4. Frekwensi urine meningkat/kencing terus (Glycosuria)
  5. Kehilangan berat badan yang tidak jelas sebabnya
  6. Kesemutan/mati rasa pada ujung syaraf ditelapak tangan & kaki
  7. Cepat lelah dan lemah setiap waktu
  8. Mengalami rabun penglihatan secara tiba-tiba.
  9. Apabila luka/tergores (korengan) lambat penyembuhannya
  10. Mudah terkena infeksi terutama pada kulit.
Kondisi kadar gula yang drastis menurun akan cepat menyebabkan seseorang tidak sadarkan diri bahkan memasuki tahapan koma. Gejala kencing manis dapat berkembang dengan cepat waktu ke waktu dalam hitungan minggu atau bulan, terutama pada seorang anak yang menderita penyakit diabetes mellitus tipe 1.
Lain halnya pada penderita diabetes mellitus tipe 2, umumnya mereka tidak mengalami berbagai gejala diatas. Bahkan mereka mungkin tidak mengetahui telah menderita kencing manis.

Tipe Penyakit Diabetes Mellitus
  1. Diabetes mellitus tipe 1. >>>>>Diabetes tipe 1 adalah diabetes yang bergantung pada insulin dimana tubuh kekurangan hormon insulin,dikenal dengan istilah Insulin Dependent Diabetes Mellitus (IDDM). Hal ini disebabkan hilangnya sel beta penghasil insulin pada pulau-pulau Langerhans pankreas. Diabetes tipe 1 banyak ditemukan pada balita, anak-anak dan remaja. Sampai saat ini, Diabetes Mellitus tipe 1 hanya dapat di obati dengan pemberian therapi insulin yang dilakukan secara terus menerus berkesinambungan. Riwayat keluarga, diet dan faktor lingkungan sangat mempengaruhi perawatan penderita diabetes tipe 1. Pada penderita diebetes tipe 1 haruslah diperhatikan pengontrolan dan memonitor kadar gula darahnya, sebaiknya menggunakan alat test gula darah. Terutama pada anak-anak atau balita yang mana mereka sangat mudah mengalami dehidrasi, sering muntah dan mudah terserang berbagai penyakit.2.
  2. Diabetes mellitus tipe 2Diabetes tipe 2 adalah dimana hormon insulin dalam tubuh tidak dapat berfungsi dengan semestinya, dikenal dengan istilah Non-Insulin Dependent Diabetes Mellitus (NIDDM). Hal ini dikarenakan berbagai kemungkinan seperti kecacatan dalam produksi insulin, resistensi terhadap insulin atau berkurangnya sensitifitas (respon) sell dan jaringan tubuh terhadap insulin yang ditandai dengan meningkatnya kadar insulin di dalam darah.
Ada beberapa teori yang mengutarakan sebab terjadinya resisten terhadap insulin, diantaranya faktor kegemukan (obesitas). Pada penderita diabetes tipe 2, pengontrolan kadar gula darah dapat dilakukan dengan beberapa tindakan seperti diet, penurunan berat badan, dan pemberian tablet diabetik. Apabila dengan pemberian tablet belum maksimal respon penanganan level gula dalam darah, maka obat suntik mulai dipertimbangkan untuk diberikan.

Kadar Gula Dalam Darah
Normalnya kadar gula dalam darah berkisar antara 70 - 150 mg/dL {millimoles/liter (satuan unit United Kingdom)} atau 4 - 8 mmol/l {milligrams/deciliter (satuan unit United State)}, Dimana 1 mmol/l = 18 mg/dl.
Namun demikian, kadar gula tentu saja terjadi peningkatan setelah makan dan mengalami penurunan diwaktu pagi hari bangun tidur. Seseorang dikatakan mengalami hyperglycemia apabila kadar gula dalam darah jauh diatas nilai normal, sedangkan hypoglycemia adalah suatu kondisi dimana seseorang mengalami penurunan nilai gula dalam darah dibawah normal.
Diagnosa Diabetes dapat ditegakkan jika hasil pemeriksaan gula darah puasa mencapai level 126 mg/dl atau bahkan lebih, dan pemeriksaan gula darah 2 jam setelah puasa (minimal 8 jam) mencapai level 180 mg/dl. Sedangkan pemeriksaan gula darah yang dilakukan secara random (sewaktu) dapat membantu diagnosa diabetes jika nilai kadar gula darah mencapai level antara 140 mg/dL dan 200 mg/dL, terlebih lagi bila dia atas 200 mg/dl.
Banyak alat test gula darah yang diperdagangkan saat ini dan dapat dibeli dibanyak tempat penjualan alat kesehatan atau apotik seperti Accu-Chek, BCJ Group, Accurate, OneTouch UltraEasy machine. Bagi penderita yang terdiagnosa Diabetes Mellitus, ada baiknya bagi mereka jika mampu untuk membelinya.
Pengobatan dan Penanganan Penyakit Diabetes
Penderita diabetes tipe 1 umumnya menjalani pengobatan therapi insulin (Lantus/Levemir, Humalog, Novolog atau Apidra) yang berkesinambungan, selain itu adalah dengan berolahraga secukupnya serta melakukan pengontrolan menu makanan (diet).
Pada penderita diabetes mellitus tipe 2, penatalaksanaan pengobatan dan penanganan difokuskan pada gaya hidup dan aktivitas fisik. Pengontrolan nilai kadar gula dalam darah adalah menjadi kunci program pengobatan, yaitu dengan mengurangi berat badan, diet, dan berolahraga. Jika hal ini tidak mencapai hasil yang diharapkan, maka pemberian obat tablet akan diperlukan. Bahkan pemberian suntikan insulin turut diperlukan bila tablet tidak mengatasi pengontrolan kadar gula darah.

0 Penyakit Gagal Ginjal

Share
mixedinfo.blogspot.com
Penyakit Gagal Ginjal adalah suatu penyakit dimana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerja sama sekali dalam hal penyaringan pembuangan elektrolit tubuh, menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh seperti sodium dan kalium didalam darah atau produksi urine.
Penyakit gagal ginjal ini dapat menyerang siapa saja yang menderita penyakit serius atau terluka dimana hal itu berdampak langsung pada ginjal itu sendiri. Penyakit gagal ginjal lebih sering dialamai mereka yang berusia dewasa, terlebih pada kaum lanjut usia.
A. Penyebab Gagal Ginjal
Terjadinya gagal ginjal disebabkan oleh beberapa penyakit serius yang didedrita oleh tubuh yang mana secara perlahan-lahan berdampak pada kerusakan organ ginjal. Adapun beberapa penyakit yang sering kali berdampak kerusakan ginjal diantaranya :
  • Penyakit tekanan darah tinggi (Hypertension)
  • Penyakit Diabetes Mellitus (Diabetes Mellitus)
  • Adanya sumbatan pada saluran kemih (batu, tumor, penyempitan/striktur)
  • Kelainan autoimun, misalnya lupus eritematosus sistemik
  • Menderita penyakit kanker (cancer)
  • Kelainan ginjal, dimana terjadi perkembangan banyak kista pada organ ginjal itu sendiri (polycystic kidney disease)
  • Rusaknya sel penyaring pada ginjal baik akibat peradangan oleh infeksi atau dampak dari penyakit darah tinggi. Istilah kedokterannya disebut sebagai glomerulonephritis.
Adapun penyakit lainnya yang juga dapat menyebabkan kegagalan fungsi ginjal apabila tidak cepat ditangani antara lain adalah ; Kehilangan carian banyak yang mendadak ( muntaber, perdarahan, luka bakar), serta penyakit lainnya seperti penyakit Paru (TBC), Sifilis, Malaria, Hepatitis, Preeklampsia, Obat-obatan dan Amiloidosis.Penyakit gagal ginjal berkembang secara perlahan kearah yang semakin buruk dimana ginjal sama sekali tidak lagi mampu bekerja sebagaimana funngsinya. Dalam dunia kedokteran dikenal 2 macam jenis serangan gagal ginjal, akut dan kronik.
B. Tanda dan Gejala Penyakit Gagal Ginjal
Adapun tanda dan gejala terjadinya gagal ginjal yang dialami penderita secara akut antara lain : Bengkak mata, kaki, nyeri pinggang hebat (kolik), kencing sakit, demam, kencing sedikit, kencing merah /darah, sering kencing. Kelainan Urin: Protein, Darah / Eritrosit, Sel Darah Putih / Lekosit, Bakteri.Sedangkan tanda dan gejala yang mungkin timbul oleh adanya gagal ginjal kronik antara lain : Lemas, tidak ada tenaga, nafsu makan, mual, muntah, bengkak, kencing berkurang, gatal, sesak napas, pucat/anemi. Kelainan urin: Protein, Eritrosit, Lekosit. Kelainan hasil pemeriksaan Lab. lain: Creatinine darah naik, Hb turun, Urin: protein selalu positif.
C. Penentuan Diagnosa Gagal Ginjal
Seorang Dokter setelah menanyakan riwayat kesehatan penderita dan tanda serta gejala yang timbul, untuk menentukan adanya/terjadinya kegagalan fungsi ginjal maka Beliau akan melakukan pemeriksaan fisik yang difokuskan pada kemungkinan pembesaran organ ginjal atau pembengkakan sekitar ginjal. Apabila dicurigai terjadinya kerusakan fungsi ginjal, maka penderita akan dikonsultasikan kepada seorang ahli ginjal (Nephrologist).
Selanjutnya dilakukan pemeriksaan laboratorium baik darah ataupun urine guna melihat kadar elektrolit sodium dan potassium/kalium. Pada kasus-kasus tertentu tim medis mungkin melakukan pemasangan selang kateter kedalam kantong urine (bladder) untuk mengeluarkan urine. Bila diperlukan, Tim medis akan menyarankan pemeriksaan pengambilan gambar struktur ginjal dengan metode Ultrasound, Computed tomography (CT) scans atau dengan cara Magnetic Resonance Imaging (MRI) scans. Bahkan ada kemungkinan dilakukannya tindakan biopsy, yaitu pengambilan contoh (sample) jaringan ginjal.
D. Pengobatan dan Penanganan Gagal Ginjal
Penanganan serta pengobatan gagal ginjal tergantung dari penyebab terjadinya kegagalan fungsi ginjal itu sendiri. Pada intinya, Tujuan pengobatan adalah untuk mengendalikan gejala, meminimalkan komplikasi dan memperlambat perkembangan penyakit. Sebagai contoh, Pasien mungkin perlu melakukan diet penurunan intake sodium, kalium, protein dan cairan. Bila diketahui penyebabnya adalah dampak penyakit lain, maka dokter akan memberikan obat-obatan atau therapy misalnya pemberian obat untuk pengobatan hipertensi, anemia atau mungkin kolesterol yang tinggi.
Seseorang yang mengalami kegagalan fungsi ginjal sangat perlu dimonitor pemasukan (intake) dan pengeluaran (output) cairan, sehingga tindakan dan pengobatan yang diberikan dapat dilakukan secara baik. Dalam beberapa kasus serius, Pasien akan disarankan atau diberikan tindakan pencucian darah {Haemodialisa (dialysis)}. Kemungkinan lainnya adalah dengan tindakan pencangkokan ginjal atau transplantasi ginjal.
E. Tindakan Pencegahan Terserang Penyakit Ginjal
Kita yang dalam kondisi "merasa sehat" setidaknya diharapkan dapat melakukan pemeriksaan kedokter/kontrol/laboratorium. Sedangkan bagi mereka yang dinyatakan mengalami gangguan Ginjal, baik ringan atau sedang diharapkan berhati-hati dalam mengkonsumsi oabat-obatan seperti obat rematik, antibiotika tertentu dan apabila terinfeksi segera diobati, Hindari kekurangan cairan (muntaber), Kontrol secara periodik.
Semoga artikel ini berguna bagi Anda yang membutuhkan, Terima kasih.
sumber :infopenyakit.com

0 Penyakit Darah Tinggi (Hipertensi)

Share
mixedinfo.blogspot.com
Penyakit darah tinggi atau Hipertensi (Hypertension) adalah suatu keadaan di mana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal yang ditunjukkan oleh angka systolic (bagian atas) dan angka bawah (diastolic) pada pemeriksaan tensi darah menggunakan alat pengukur tekanan darah baik yang berupa cuff air raksa (sphygmomanometer) ataupun alat digital lainnya.
Nilai normal tekanan darah seseorang dengan ukuran tinggi badan, berat badan, tingkat aktifitas normal dan kesehatan secara umum adalah 120/80 mmHG. Dalam aktivitas sehari-hari, tekanan darah normalnya adalah dengan nilai angka kisaran stabil. Tetapi secara umum, angka pemeriksaan tekanan darah menurun saat tidur dan meningkat diwaktu beraktifitas atau berolahraga.
Bila seseorang mengalami tekanan darah tinggi dan tidak mendapatkan pengobatan dan pengontrolan secara teratur (rutin), maka hal ini dapat membawa si penderita kedalam kasus-kasus serius bahkan bisa menyebabkan kematian. Tekanan darah tinggi yang terus menerus menyebabkan jantung seseorang bekerja extra keras, akhirnya kondisi ini berakibat terjadinya kerusakan pada pembuluh darah jantung, ginjal, otak dan mata. Penyakit hypertensi ini merupakan penyebab umum terjadinya stroke dan serangan jantung (Heart attack).Penyakit darah tinggi atau Hipertensi dikenal dengan 2 type klasifikasi, diantaranya Hipertensi Primary dan Hipertensi Secondary :

Hipertensi PrimaryHipertensi Primary
Adalah suatu kondisi dimana terjadinya tekanan darah tinggi sebagai akibat dampak dari gaya hidup seseorang dan faktor lingkungan. Seseorang yang pola makannya tidak terkontrol dan mengakibatkan kelebihan berat badan atau bahkan obesitas, merupakan pencetus awal untuk terkena penyakit tekanan darah tinggi. Begitu pula sesorang yang berada dalam lingkungan atau kondisi stressor tinggi sangat mungkin terkena penyakit tekanan darah tinggi, termasuk orang-orang yang kurang olahraga pun bisa mengalami tekanan darah tinggi.

Hipertensi SecondaryHipertensi secondary
Aadalah suatu kondisi dimana terjadinya peningkatan tekanan darah tinggi sebagai akibat seseorang mengalami/menderita penyakit lainnya seperti gagal jantung, gagal ginjal, atau kerusakan sistem hormon tubuh. Sedangkan pada Ibu hamil, tekanan darah secara umum meningkat saat kehamilan berusia 20 minggu. Terutama pada wanita yang berat badannya di atas normal atau gemuk (gendut).
Pregnancy-induced hypertension (PIH), ini adalah sebutan dalam istilah kesehatan (medis) bagi wanita hamil yang menderita hipertensi. Kondisi Hipertensi pada ibu hamil bisa sedang ataupun tergolang parah/berbahaya, Seorang ibu hamil dengan tekanan darah tinggi bisa mengalami Preeclampsia dimasa kehamilannya itu.
Preeclampsia adalah kondisi seorang wanita hamil yang mengalami hipertensi, sehingga merasakan keluhan seperti pusing, sakit kepala, gangguan penglihatan, nyeri perut, muka yang membengkak, kurang nafsu makan, mual bahkan muntah. Apabila terjadi kekejangan sebagai dampak hipertensi maka disebut Eclamsia.
1. Penyebab Hipertensi
Penggunaan obat-obatan seperti golongan kortikosteroid (cortison) dan beberapa obat hormon, termasuk beberapa obat antiradang (anti-inflammasi) secara terus menerus (sering) dapat meningkatkan tekanan darah seseorang. Merokok juga merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya peningkatan tekanan darah tinggi dikarenakan tembakau yang berisi nikotin. Minuman yang mengandung alkohol juga termasuk salah satu faktor yang dapat menimbulkan terjadinya tekanan darah tinggi. Stop menjadi alcoholic!
2. Penanganan dan Pengobatan Hipertensi
Diet Penyakit Darah Tinggi (Hipertensi)
Kandungan garam (Sodium/Natrium)
Seseorang yang mengidap penyakit darah tinggi sebaiknya mengontrol diri dalam mengkonsumsi asin-asinan garam, ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk pengontrolan diet sodium/natrium ini ;
- Jangan meletakkan garam diatas meja makan
- Pilih jumlah kandungan sodium rendah saat membeli makan
- Batasi konsumsi daging dan keju- Hindari cemilan yang asin-asin
- Kurangi pemakaian saos yang umumnya memiliki kandungan sodium

Kandungan Potasium/KaliumSuplements potasium 2-4 gram perhari dapat membantu penurunan tekanan darah, Potasium umumnya bayak didapati pada beberapa buah-buahan dan sayuran. Buah dan sayuran yang mengandung potasium dan baik untuk di konsumsi penderita tekanan darah tinggi antara lain semangka, alpukat, melon, buah pare, labu siam, bligo, labu parang/labu, mentimun, lidah buaya, seledri, bawang dan bawang putih. Selain itu, makanan yang mengandung unsur omega-3 sagat dikenal efektif dalam membantu penurunan tekanan darah (hipertensi).
Pengobatan hipertensi biasanya dikombinasikan dengan beberapa obat;
  • Diuretic {Tablet Hydrochlorothiazide (HCT), Lasix (Furosemide)}. Merupakan golongan obat hipertensi dengan proses pengeluaran cairan tubuh via urine. Tetapi karena potasium berkemungkinan terbuang dalam cairan urine, maka pengontrolan konsumsi potasium harus dilakukan.
  • Beta-blockers {Atenolol (Tenorim), Capoten (Captopril)}. Merupakan obat yang dipakai dalam upaya pengontrolan tekanan darah melalui proses memperlambat kerja jantung dan memperlebar (vasodilatasi) pembuluh darah.
  • Calcium channel blockers {Norvasc (amlopidine), Angiotensinconverting enzyme (ACE)}. Merupakan salah satu obat yang biasa dipakai dalam pengontrolan darah tinggi atau Hipertensi melalui proses rileksasi pembuluh darah yang juga memperlebar pembuluh darah.

0 Penyakit Diare

Share
mixedinfo.blogspot.com
Diare adalah sebuah penyakit di mana penderita mengalami buang air besar yang sering dan masih memiliki kandungan air berlebihan. Di Dunia ke-3, diare adalah penyebab kematian paling umum kematian balita, membunuh lebih dari 1,5 juta orang per tahun.
Daftar isi
Penyebab
Kondisi ini dapat merupakan gejala dari luka, penyakit, alergi (fructose, lactose), penyakit dari makanan atau kelebihan vitamin C dan biasanya disertai sakit perut, dan seringkali enek dan muntah. Ada beberapa kondisi lain yang melibatkan tapi tidak semua gejala diare, dan definisi resmi medis dari diare adalah defekasi yang melebihi 200 gram per hari.
Hal ini terjadi ketika cairan yang tidak mencukupi diserap oleh usus besar. Sebagai bagian dari proses digestasi, atau karena masukan cairan, makanan tercampur dengan sejumlah besar air. Oleh karena itu makanan yang dicerna terdiri dari cairan sebelum mencapai usus besar. Usus besar menyerap air, meninggalkan material yang lain sebagai kotoran yang setengah padat. Bila usus besar rusak atau "inflame", penyerapan tidak terjadi dan hasilnya adalah kotoran yang berair.
Diare kebanyakan disebabkan oleh beberapa infeksi virus tetapi juga seringkali akibat dari racun bakteria. Dalam kondisi hidup yang bersih dan dengan makanan mencukupi dan air tersedia, pasien yang sehat biasanya sembuh dari infeksi virus umum dalam beberapa hari dan paling lama satu minggu. Namun untuk individu yang sakit atau kurang gizi, diare dapat menyebabkan dehidrasi yang parah dan dapat mengancam-jiwa bila tanpa perawatan.
Diare dapat menjadi gejala penyakit yang lebih serius, seperti disentri, kolera atau botulisme, dan juga dapat menjadi indikasi sindrom kronis seperti penyakit Crohn. Meskipun penderita apendistis umumnya tidak mengalami diare, diare menjadi gejala umum radang usus buntu.
Diare juga dapat disebabkan oleh konsumsi alkohol yang berlebihan, terutama dalam seseorang yang tidak cukup makan.
Perawatan untuk diare melibatkan pasien mengkonsumsi sejumlah air yang mencukupi untuk menggantikan yang hilang, lebih baik bila dicampur dengan elektrolit untuk menyediakan garam yang dibutuhkan dan sejumlah nutrisi. Untuk banyak orang, perawatan lebih lanjut dan medikasi resmi tidak dibutuhkan.
Diare di bawah ini biasanya diperlukan pengawasan medis:
  • Diare pada balita
  • Diare menengah atau berat pada anak-anak
  • Diare yang bercampur dengan darah.
  • Diare yang terus terjadi lebih dari 2 minggu.
  • Diare yang disertai dengan penyakit umum lainnya seperti sakit perut, demam, kehilangan berat badan, dan lain-lain.
  • Diare pada orang bepergian (kemungkinan terjadi infeksi yang eksotis seperti parasit)
    Diare dalam institusi seperti rumah sakit, perawatan anak, institut kesehatan mental.

0 Penyakit Asma (Asthma)

Share
mixedinfo.blogspot.com
Penyakit Asma (Asthma) adalah suatu penyakit kronik (menahun) yang menyerang saluran pernafasan (bronchiale) pada paru dimana terdapat peradangan (inflamasi) dinding rongga bronchiale sehingga mengakibatkan penyempitan saluran nafas yang akhirnya seseorang mengalami sesak nafas. Penyakit Asma paling banyak ditemukan di negara maju, terutama yang tingkat polusi udaranya tinggi baik dari asap kendaraan maupun debu padang pasir.
Penyebab Penyakit Asma
Sampai saat ini penyebab penyakit asma belum diketahui secara pasti meski telah banyak penelitian oleh para ahli. Teori atau hypotesis mengenai penyebab seseorang mengidap asma belum disepakati oleh para ahli didunia kesehatan.
Namun demikian yang dapat disimpulkan adalah bahwa pada penderita asma saluran pernapasannya memiliki sifat yang khas yaitu sangat peka terhadap berbagai rangsangan (bronchial hyperreactivity = hipereaktivitas saluran napas) seperti polusi udara (asap, debu, zat kimia), serbuk sari, udara dingin, makanan, hewan berbulu, tekanan jiwa, bau/aroma menyengat (misalnya;parfum) dan olahraga.
Selain itu terjadinya serangan asma sebagai akibat dampak penderita mengalami infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) baik flu ataupun sinisitis. Serangan penyakit asma juga bisa dialami oleh beberapa wanita dimasa siklus menstruasi, hal ini sangat jarang sekali.
Angka peningkatan penderita asma dikaitkan dengan adanya faktor resiko yang mendukung seseorang menderita penyakit asma, misalnya faktor keturunan. Jika seorang ibu atau ayah menderita penyakit asma, maka kemungkinan besar adanya penderita asma dalam anggota keluarga tersebut.

Tanda dan Gejala Penyakit Asma
Adapun tanda dan gejala penyakit asma diantaranya :
  • Pernafasan berbunyi (wheezing/mengi/bengek) terutama saat mengeluarkan nafas (exhalation). Tidak semua penderita asma memiliki pernafasan yang berbunyi, dan tidak semua orang yang nafasnya terdegar wheezing adalah penderita asma!
  • Adanya sesak nafas sebagai akibat penyempitan saluran bronki (bronchiale).
  • Batuk berkepanjangan di waktu malam hari atau cuaca dingin.
  • Adanya keluhan penderita yang merasakan dada sempit.
  • Serangan asma yang hebat menyebabkan penderita tidak dapat berbicara karena kesulitannya dalam mengatur pernafasan.
Pada usia anak-anak, gejala awal dapat berupa rasa gatal dirongga dada atau leher. Selama serangan asma, rasa kecemasan yang berlebihan dari penderita dapat memperburuk keadaanya. Sebagai reaksi terhadap kecemasan, penderita juga akan mengeluarkan banyak keringat.

Cara Menghindari Serangan Asma
Langkah tepat yang dapat dilakukan untuk menghindari serangan asma adalah menjauhi faktor-faktor penyebab yang memicu timbulnya serangan asma itu sendiri. Setiap penderita umumnya memiliki ciri khas tersendiri terhadap hal-hal yang menjadi pemicu serangan asmanya.
Setelah terjadinya serangan asma, apabila penderita sudah merasa dapat bernafas lega akan tetapi disarankan untuk meneruskan pengobatannya sesuai obat dan dosis yang diberikan oleh dokter.
Penanganan dan Pengobatan Penyakit Asma
Penyakit Asma (Asthma) sampai saat ini belum dapat diobati secara tuntas, ini artinya serangan asma dapat terjadi dikemudian hari. Penanganan dan pemberian obat-obatan kepada penderita asma adalah sebagai tindakan mengatasi serangan yang timbul yang mana disesuaikan dengan tingkat keparahan dari tanda dan gejala itu sendiri. Prinsip dasar penanganan serangan asma adalah dengan pemberian obat-obatan baik suntikan (Hydrocortisone), syrup ventolin (Salbutamol) atau nebulizer (gas salbutamol) untuk membantu melonggarkan saluran pernafasan.
Pada kasus-kasus yang ringan dimana dirasakan adanya keluhan yang mengarah pada gejala serangan asma atau untuk mencegah terjadinya serangan lanjutan, maka tim kesehatan atau dokter akan memberikan obat tablet seperti Aminophylin dan Prednisolone. Bagi penderita asma, disarankan kepada mereka untuk menyediakan/menyimpan obat hirup (Ventolin Inhaler) dimanapun mereka berada yang dapat membantu melonggarkan saluran pernafasan dikala serangan terjadi.

0 6 Tips Untuk Jantung Yang Sehat

Share
mixedinfo.blogspot.com
1. Kurangi makanan berlemak jenuh tinggi.

Lemak jenuh mudah diubah menjadi “kolesterol jahat” yang berisiko menimbulkan penyakit jantung koroner. Anda harus mencermatinya. Kulit unggas, daging merah/ sandung-lamur dan susu murni mengandung banyak lemak jenuh. Perbanyak makan seafood yang kaya omega-3 dan sayuran/buah-buahan kaya serat dan vitamin. Pilih susu rendah lemak.

2. Kurangi porsi garam.
Bila Anda memiliki tekanan darah tinggi, waspadai makanan yang mengandung garam dan MSG tinggi. Gantilah snack seperti kacang bawang, kripik, roti kering yang asin dengan snack rendah garam.

3. Ambil setiap kesempatan untuk berolah raga.
Pilih naik tangga dibandingkan naik lift. Parkir kendaraan Anda lebih jauh agar Anda dapat berjalan kaki lebih lama. Kerjakan sebagian pekerjaan rumah yang biasa diserahkan pembantu, seperti mengepel lantai atau mencuci kendaraan. Sempatkan berjalan-jalan sore (“JJS”) dengan keluarga.

4. Kendalikan berat badan.

Jaga berat badan Anda agar tidak kegemukan. Bila Anda saat ini kegemukan, ikuti program yang secara bertahap dapat menurunkan berat badan Anda. Obesitas membuat Anda lebih rentan terhadap banyak penyakit.

5. Monitor tekanan darah dan tingkat kolesterol.

Lakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk mengukur tekanan darah dan kadar kolesterol dalam darah Anda. Hipertensi seringkali hadir tanpa disadari, sehingga sering disebut “silent killer”.
6. Kurangi stress.

Stress yang tinggi meningkatkan risiko serangan jantung. Ambil waktu untuk bersantai, perbanyak bergaul dengan orang lain yang membuat Anda gembira dan sejenak melupakan beban hidup. Istirahat secukupnya.

0 Bagaimana Cara Mengobati Penyakit Diabetes

Share
mixedinfo.blogspot.com
Jakarta, Diabetes adalah salah satu penyakit yang paling ditakuti karena sekali terkena diabetes akan menanggungnya seumur hidup. Penderita diabetes harus selalu tergantung dengan obatnya. Tapi benarkah diabetes tak bisa disembuhkan?

Selama ini orang selalu menganggap penyakit diabetes tidak bisa disembuhkan. Tapi ternyata seorang penderita diabetes bisa tidak mengonsumsi obat, asalkan pola makannya benar, rajin olahraga dan memeriksakan kadar gula darahnya.

Diabetes bisa dibilang sebagai penyakit silent killer. Penyakit ini memang tidak mematikan, tapi komplikasi yang ditimbulkan dari diabetes bisa membuat seseorang menjadi meninggal. Karena komplikasi yang ditimbulkan bisa ke semua organ, seperti kaki, otak, mata, saraf dan organ lainnya.

"Satu juta orang di seluruh dunia menjalani operasi amputasi karena diabetes, 5 persen kebutaan akibat diabetes, sebagian besar pasien cuci darah akibat diabetes dan juga komplikasi lain seperti katarak atau jantung," ujar dr. Sandra Utami Widiastuti, SpPD dalam acara forum media online dengan Siloam Hospital di Plaza Senayan, Jakarta, Kamis (10/12/2009).

Diabetes itu sendiri terbagi menjadi 4 tipe yaitu:
  1. Tipe 1: bisa menyerang anak kecil atau anak muda. Ini diakibatkan tubuh tidak bisa memproduksi insulin sama sekali atau jumlahnya sedikit.
  2. Tipe 2: biasanya menyerang orang yang lebih dewasa. Dalam tubuhnya insulin bisa diproduksi tapi cara kerjanya tidak efektif.
  3. Tipe gestasional: tekanan gula darah tinggi yang terjadi saat ibu sedang hamil, tapi akan normal kembali ketika sudah melahirkan.
  4. Tipe lainnya: terjadi akibat infeksi di pankreas, ada tumor atau zat kimia yang bisa menghancurkan insulin.
Namun, yang paling umum didengar masyarakat adalah tipe 1 dan tipe 2. Untuk tipe 1 pengobatannya harus dengan menyuntikkan insulin, sedangkan untuk tipe 2 biasanya melalui obat oral yang dikombinasikan dengan pola makan sehat serta olahraga. "Sebenarnya 60 persen dari penderita diabetes tipe 2 ini bisa dicegah," ujar dokter yang berpraktek di Siloam Hospital Kebon Jeruk Jakarta ini.

Sampai saat ini diabetes memang belum bisa disembuhkan, tapi penderita diabetes bisa tidak mengonsumsi obat asalkan memiliki pola makan yang benar dan sehat, rajin melakukan olahraga seperti jogging, sepeda atau berenang serta hal yang paling penting adalah gula darahnya terkontrol dengan baik.

"Karena pola makan yang benar dan rajin olahraga sudah jadi satu paket dalam perawatan untuk diabetes," ujar dokter cantik berkacamata ini. Selain itu, harus rajin melakukan tes gula darah. Karenanya bagi penderita diabetes sebaiknya memiliki alat tes gula darah pribadi.

Dengan melakukan perawatan yang baik dan benar, maka kemungkinan terjadinya komplikasi dari penyakit diabetes ini menjadi sangat kecil. Edukasi mengenai berbagai hal yang berhubungan dengan diabetes seperti berapa kalori yang dibutuhkan dalam sehari atau bagaimana memotong kuku yang benar agar tidak menimbulkan luka, bisa membuat penderita diabetes beraktivitas seperti biasanya.

Banyak orang yang tidak menyadari apabila dirinya mengidap penyakit diabetes, tapi ada gejala penting yang bisa menjadi petunjuk awal dari penyakit diabetes yaitu, sering buang air kecil, banyak minum, banyak makan tapi berat badan justru menurun. Sedangkan gejala lainnya yang bisa diperhatikan adalah gampang infeksi atau terkena jamur, gampang capek, keputihan serta sering kesemutan.

Untuk itu sebaiknya periksakan kadar gula darah jika berusia 40 tahun ke atas, saat hamil pernah mengalami tekanan gula darah tinggi, ada anggota keluarga seperti orangtua atau saudara kandung yang terkena diabetes, mengalami obesitas, kadar kolesterol baik (HDL) rendah atau dalam pemeriksaan sebelumnya didapati kadar gula darah agak tinggi.

0 Penyakit Malaria dan Cara Mencegahnya

Share
mixedinfo.blogspot.com
Ciri-ciri Plasmodium


Dengan hasil penelitian dari Alphonse Laverans seorang sarjana Perancis, maka perkiraan yang mengenai malaria lambat laun mulai sirna. Pada mulanya orang mengira penyakit malaria itu dikarenakan oleh keadaan udara buruk dan malaria itupun diambil dari pengerian tersebut yaitu dari kata Mala dan Aria.
Plasmodium termasuk kedalam kelas Sporozoa, kelas sporozoa ini mempunyai ciri-ciri bersel satu ( berukuran mikroskopis ) dan berkembangbiak dengan perantaraan spora-spora, dari anggota kelas sporozoa ini mempunyai sifat yang sama yaitu :

hidup sebagai parasit
tidak mempunyai alat untuk bergerak.
Pembiakan dengan pembentukan spora.
Tidak ada Vakuola kontraktil

Bila dilihat dari ordonya, maka plasmodium ini termasuk kedalam Haemosporodia yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

mempunyai spora yang hidup didalam darah
jaringan parenkim pada burung dan mamalia.
Tidak membuat spora yang resisten.

Menurut Norman D. Levine ( 1990 : 83 ), anggota plasmodium ini serupa dengan coccidia klasik, tetapi perbedaannya mereka memasuki eritrosit, bukan memasuki sel usus. Mereka menghasilkan sejumlah mikrogamet yang tidak banyak (biasanya dengan flagella tunggal bukan sejumlsh besar mikrogamet dengan 2/3 flagella. Merozoit mempunyai seluruh organel dari kelompok apikal, kecuali homoid, tetapi 24-26 mikrotubulus sub pelikuler dan 2 roptri, generasi merozoit terdapat dalam jumlah yang terhitung besarnya.

Plamodium berparasit bukanlah pada organ-organ tubuh, seperti tangan, kaki, telinga dan organ lainnya, tetapi plasmodium ini berparasit pada darah manusia ( eritrosit ), plasmodium ini mempunyai ukuran tubuh yang lebih kurang 5ų (mikron), reproduksi yang dilakukannya bisa terjadi secara generatif dan juga bisa dilakukan secara vegetatif. Secara vegetatif / aseksual plasmodium berkembangbiak dengan sporulasi dan terjadi pada insekta.
Perkembangan fase sporogoni hampir selalu terjadi pada tubuh nyamuk, tetapi pada beberapa kadal, ditularkan oleh lalat pasir. Genus Plasmodium dapat dikelompokkan menjadi 11 sub genus dan beberapa sub spesies terdapat dalam kelompok-kelompok ini, lebih dari 100 spesies plasmodium hidup sebagai parasit pada vertebrata, terutama mamalia dan aves ( burung ).
( Elmer R. Noble dan Glenn A. Noble, 1989 : 198 )

Plasmodium ini bukan hanya menyerang hewan pada daerah tertentu saja seperti hanya didaerah sedang saja, di daerah panas saja, ataupun didaerah dingin saja, tetapi plasmodium ini menyerang orang di semua daerah baik daerah panas, daerah sedang maupun daerah dingin. Dari hasil penelitian Plasmodium sp yang menyerang orang-orang didaerah subtropis dan derah sedang atau daerah dingin ternyata bersifat fatal daripada jika menyerang orang-orang dari daerah tropik.

Keparasitan Plasmodium bukan hanya pada sebagian dari hidupnya, seperti hanya pada waktu mudanya saja, atau pada waktu dewasanya saja yang parasit tetapi plasmodium ini berparasit pada inang selama hidupnya sebagai parasit.

Bila kita mengadakan pemeriksaan terhadap plasmodium ini yaitu dengan cara mengambil darah orang yang terkena penyakit malaria, maka terlihat plasmodium ini berbentuk cincin didalam eritrosit ( sel darah merah ) dan dipinggir cincin terlihat inti. Bentuk cincin adalah bentuk malaria muda, tetapi kalau sudah dewasa bentuknya berubah menjadi bundar dengan inti terdapat didalamnya. Kalau lebih tua lagi akan menjadi bentuk membagi diri, jika telah cukup umurnya akan pecah menjadi beberapa bagian peristiwa ini dinamakan dengan sporulasi. Dengan pecahnya bentuk membagi diri, eritrosit turut pecah dan akan tersebar racun-racun kuman dalam peredaran darah.

Sesudah terjadi sporulasi, bagian-bagian kecil ini dinamakan merozoit yang masuk kedalam eritrosit baru, didalam eritrosit baru merozoit berbentuk cincin lagi, proses seperti ini dinamakan siklus berjenis. Bentuk dewasa dari plasmodium, ada yang berubah manjadi :

Mikrogamet, jenis jantan dengan inti besar tetapi badan kecil.
Makrogamet, yaitu jenis betina, bentuk hampir semua bundar akan tetapi sedikit lebih besar atau intinya besar.
( Syamsunir Adam, 1992 : 67-68 )

Plasmodium dapat digolongkan kedalam endoparasit dimana terdapat dalam sel darah merah dalam saluran darah tetapi stadium-stadium tertentu hidup diluar saluran darah yang tersebut dengan stadium ekstraeritrositer, tetapi masih dalam sel-sel jaringan tubuh. Kita mungkin mengira hanya kita yang dirugian oleh plasmodium ini, yaitu dengan perantaraan nyamuk sehingga menyebabkan penyakit malaria, tetapi ternyata nyamuk pun bisa ikut terkena serangan dari plasmodium ini, Seperti yang dikemukakan oleh Mukayat D. Brotowidjoyo (1987), bentuk aseksual terdapat sebagai parasit dalam eritrosit manusia dan burung, bentuk seksual terdapat dalam tubuh nyamuk Anopheles sp, bentuk seksual itupun hidup sebagai parasit, dan nyamuk dapat mati karena serangan dari plasmodium.

Plasmodium juga disebut parasit stasioner primer, disebut begitu karena plasmodium selama hidupnya selalu berada dalam tubuh inang. Pada waktu sporulasi suhu badan penderita malaria meninggi dan menderita malaria bisa terjadi kekurangan darah, hal ini disebabkan oleh karena plasmodium menyerang dan merusak butir-butir darah merah, karena itulah maka penderita penyakit malaria kekurangan darah.

Macam-Macam plasmodium
Plasmodium yang menyebabkan penyakit malaria pada manusia, yaitu :

Plasmodium vivax, menyebabkan penyakit malaria tertiana, merupakan penyebab kira-kira 43% kasus malaria pada manusia.
Plasmodium malariae, menyebabkan penyakit malaria quartana, menyebabkan kira-kira 7% malaria didunia.
Plasmodium falciparum, menyebabkan penyakit malaria tropik, merupakan malaria yang paling patogenik dan seringkali berakibat fatal.

Antara spesies-spesies plasmodium tersebut ada perbedaan morfologi dan interval waktu yang dipergunakan didalam siklus schizogoni yang berlangsung. Plasmodium tidak hanya terbatas pada jenis diatas, karena masih banyak jenis plasmodium yang lain tetapi hanya menyerang hewan lain selain manusia,
seperti : Plasmodium brasilianum, yang terdapat pada kera, Plasmodium knowlesei, Plasmodium gallinarium dan masih banyak lagi.

Nyamuk Anopheles
Anopheles adalah salah satu dari 3 jenis nyamuk yang ada, dua diantaranya yaitu nyamuk jenis culex dan aedes
Menurut Maskoeri Jasin ( 1992 : 230 )ciri-ciri umum nyamuk yaitu:

mempunyai tubuh yang langsing.
proboscis panjang, pada hewan betina menusuk
sayap mempunyai rumbai sisik.
larva mempunyai kepala besar.
abdomen panjang
bernapas dengan siphon dan hidup pada berbagai air.
hewan betina dewasa mengisap darah aves (burung), mamalia termasuk juga manusia.
jumlah sangat besar dan menyebarkan beberapa jenis penyakit.

Dari keterangan diatas dapat kita ketahui bahwa nyamuk yang menghisap darah manusia adalah nyamuk dengan jenis betina, karena yang jantan pada umumnya hanya menghisap cairan-cairan yang terdapat pada tubuhan saja, dari keterangan diatas juga telah disebutkan bahwa nyamuk ini mempunyai jumlah yang sangat besar sehingga menyebabkan penyakit yang juga luas dampaknya.

Menurut Elmer R. Noble dan Glenn A.noble (1989 :748), ciri-ciri Anopheles yaitu :

telur dengan pengapung dan diletakkan diair.
larva istirahat sejajar dengan permukaan air.
pupa : – lebih banyak bagian badan yang bersinggungan dengan permukaan air.
- corong udara pendek dan melebar.
- Spin kecil disamping abdomen.
- Segmen-segmen basal abdomen menempel erat dengan kepala dan toraks.
dewasa
1) Jantan : Palpus membesar diujung seperti pemukul.
2) Betina : sayapnya bisa bercak-bercak, palpus panjang, skutelum bulat telur.
Posisi istirahat, tegak lurus dengan membentuk sudut 45o.

Dari penjelasan sebelumnya telah diketahui bahwa jenis nyamuk Anopheles mempunyai jumlah yang tergolong besar. Keadaan ini ditambah lagi dengan kemampuan Anopheles pergi sampai sejauh 1 mil dari tempat semula, dengan begitu jenis nyamuk ini menyebarkan penyakit malaria ke orang lain dengan jumlah yang tidak sedikit. Seperti yang dikemukakan oleh Elmer R. Noble dan Glenn A. Noble ( 1989 : 198 ) diantara penyakit pada manusia, malaria merupakan salah satu penyakit yang tersebar luas, paling dikenal dan paling banyak menimbulkan kematian.
Siklus hidup dari penyakit malaria ini adalah sebagai berikut : nyamuk anopheles betina yang mengandung bibit penyakit, menyerang manusia yang sehat, segera sporozoit memasuki sel-sel parenkim limpa, bentuk seperti amoeba yang disebut dengan trophozoit memasuki sel-sel darah dan mengadakan pembelahan, tiap trophozoit berubah menjadi schizon, mengadakan pembelahan berubah menjadi 6 – 36 anak yang disebut dengan merozoit.

Pembelahan thropozoit menjadi merozoit terjadi didalam eritrosit ( sel darah merah). Pada sel darah merah yang mengandung merozoit pecah hingga merozoit menyebar dalam plasma darah setelah lebih kurang 10 hari jumlah parasit cukup banyak, malah pada saat merozoit lepas dari sebuah sel eritrosit yang sudah pecah akan menimbulkan demam pada penderita (hospes), hal ini dikarenakan tersebarnya toksin yang disebarkan oleh Plasmodium malariae. Terjadinya tergantung pada jenis plasmodiumnya. Seperti Plasmodium vivax, yang menyebabkan penyakit malaria tertiana, dengan demam 48 jam sekali, Plasmodium malariae dengan demam 72 jam sekali. Dan Plasmodium falciparum yang menyebabkan malaria tropika dengan demam satu kali sehari ( tidak menentu ).
Setelah schizogony beberapa merozoit menjadi gametocyt, tetapi gamet tersebut tidak akan mengalami perubahan selama dalam tubuh manusia, akan tetapi bila gamet tersebut terhisap oleh nyamuk Anopheles dan masuk kedalam perut, gametocyt akan berubah sebagian menjadi microgamet, 2 gametocyt yang berbeda jenis akan mengadakan peleburan menjadi zigot, selanjutnya didalam tubuh menjadi ookinet yang menembus dinding pencernaan, masuk dalam rongga tubuh, dalam pertumbuhan selanjutnya ookinet menjadi oocyst, biasanya seekor nyamuk betina mengandung 50 – 500 oocyst. Dalam 6 – 7 hari oocyst membelah diri, sporogony menjadi seribu sporozoit dan selanjutnya dalam kelenjar ludah menunggu pemindahan masuk ketubuh manusia lain. ( Maskoeri Jasin, 1992 : 75 ).

Berbagai tindakan yang dapat dilakukan agar terhindar dari bahaya penyakit malaria, yaitu :

pada larva : yaitu dengan cara menyingkirkan / memodifikasi habitat-habitat larva, juga melakukan pemberantasan habitat larva dengan insektisida.
Pada dewasa : pencegahan dapat dilakukan dengan cara menggunakan pakaian pelindung, penggunaan kelambu, penggunaan lotion penolak nyamuk serta penggunaan insektisida.

Semoga referensi ini bermanfaat.

0 Mencegah dan Menyembuhkan Penyakit Asma

Share
mixedinfo.blogspot.com
Asma adalah satu penyakit turunan. Jika orang tuanya atau kakek-neneknya asma, kemungkinan seseorang bisa mendapat penyakit asma. Gejala penyakit Asma adalah orang sukar bernapas hingga berbunyi (mengi/bengek) karena saluran pernafasannya menyempit akibat lendir yang disebabkan alergi.

Sekitar 7% penduduk dunia (300 juta jiwa) menderita penyakit asma. Di AS, 4.000 orang tewas setiap tahun karena asma.

Asma adalah penyakit menahun/kronis. Menurut ilmu kedokteran Modern tidak bisa disembuhkan. Namun gejalanya bisa dikurangi.

Penderita Asma juga harus menghindari faktor alergi yang bisa menyebabkan asma seperti debu, kapuk, bedak, udara dingin, dan sebagainya. Tertawa atau kecemasan yang berlebihan juga harus dihindari. Faktor alergi tersebut mungkin berbeda-beda untuk tiap orang.

Jika anda belum pernah berolahraga, mulailah secara bertahap agar tidak kaget/pegal. Jangan lari pagi langsung 3 km. Tapi mulai saja dengan 200 meter. Besoknya baru ditambah 100 meter, dst. Awali dengan pemanasan jalan kaki sekitar 5 menit, baru lari pagi. Kalau mengangkat besi juga begitu. Meski anda sanggup mengangkat 30 kg, mulailah dengan 20% dulu yaitu 6 kg saja dengan pengulangan 10 x dan jumlah set 3-5 x. Kemudian naikkan secara bertahap sebanyak 2 kg.

Memang orang sering beranggapan bahwa penderita Asma tidak boleh capek. Ini separuh benar. Biasanya yang membuat asma kambuh itu adalah gerakan dengan nafas yang tidak beraturan seperti bermain, bekerja keras, lari cepat, sepak bola, dan sebagainya.

Selain berolahraga, anda juga harus mengenal zat-zat yang bisa menimbulkan alergi sehingga hidung anda jadi ingusan yang akhirnya nanti merambat ke tenggorokan anda. Saya mencoba menghindari debu, bedak, dan juga kapuk. Untuk itu bantal dan tempat tidur saya menggunakan busa/dakron.
Udara dingin juga bisa menimbulkan asma. Untuk mengatasinya, saya biasanya berolahraga. Tapi jika si kecil anda begitu, bisa dioleskan balsam Vicks atau Transbulmin. Beri dia pakaian yang tebal/selimut. Hindari juga tempat yang lembab. Saat udara dingin, matikan AC, jika perlu ventilasi udara ditutup sebagian. Jika masih dingin juga bisa pakai bohlam pijar 100 watt agar ruang menjadi hangat.

sumber : infoindonesia.com
Olahragawan Berprestasi Penderita Asmahttp://medicastore.com/asma
Yang juga ditetapkan sebagai perenang terbaik adalah Sari Yulianti Saad, 14 tahun, dalam KU II. Putri ke-3 Ir. Saad yang baru duduk di kelas II SMP Negeri 40 Jakarta, ini menumbangkan rekor 200 m gaya dada atas nama Anita Saparjiman yang sudah bertahan 7 tahun. Waktunya 2:54,17, sedang rekor lama 2:56,28. Ia juga menumbangkan nomor 100 m gaya dada atas namanya sendiri. Rekor lama 1:2092 diperbaiki menjadi 1:20,53.
Berenang adalah olahraga satu-satunya buat Sari. Umur 4 tahun ia masuk klub Tirta Kencana Jakarta. Itu pun bukan karena hobi. Kakaknya, Fifi yang waktu itu berumur 6 tahun sakit asma. Oleh dokter dianjurkan berenang agar asmanya tak kambuh. Sejak itu, putri keluarga Saad diajak ke kolam semua. Yang menonjol ternyata Sari.

http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/1982/08/21/OR/mbm.19820821.OR47236.id.html
Berenang, dari Olah Raga Hingga Terapi
Sebagian orang tua lainnya, mengirim anaknya ke kolam renang sebagai terapi bagi penyakit asma yang diderita buah hati. Untuk terapi asma ini, dr. Ina Rosalina, Sp.A.K. , M.H.Kes. menegaskan, berenang memang bisa membantu penderita tetapi bukan mengobati. “Lebih untuk membantu mencegah asma kambuh,” kata Ina.
Menurut Ina, karena daya tahan tubuh meningkat, kemungkinan kambuh asma menjadi berkurang. “Berenang bagus untuk penderita asma, karena mampu memperkuat otot-otot organ penapasan yaitu paru-paru,” tutur Ina.
Asma, beberapa kesalahan anggapan

Setelah gabung dengan klub Asma dan sering diskusi dengan dokter-dokter di klub Asma RS Persahabatan, ada beberapa sikapku yang berubah dalam menjalani hidup bersama asma.
Saya sendiri mengalami serangan asma mulai kelas 1 SMP. Saat pembentukan unit drum Band di sekolah, pelatih drum band melarang siswa dengan penyakit tertentu untuk ikut latihan. Di antaranya penyakit asma. Saya sengaja tidak mengaku asma saat mendaftar. Sebagian justru karena keinginan untuk membuktikan bahwa penderita asma sanggup untuk beraktivitas berat. Karier drum band saya justru membuktikan bahwa bahkan saat memegang Bass Drum yang paling gede dengan aktivitas atraksi yang sedemikian berat saya tidak pernah mengalami serangan asma.

Tahukah anda, bahwa Johnny Weismuller si pemeran Tarzan (versi klasik) dan Jungle Jim yang mantan juara renang di Olympiade adalah penderita asma. Demikian juga kampiun Olympiade renang Amerika lainnya, Mark Spitz. Atau juga Wanita (saya lupa namanya) pemegang rekor ketinggian untuk pendakian gunung Himalaya dari Indonesia. Atau pak Basofi Sudirman yang setamat AKABRI pernah diterjunkan di belantara Papua. Kesimpulannya, asalkan tahu dan melaksanakan kiat manajemen pengendaliannya, penderita asma tidak perlu takut untuk beraktivitas fisik yang berat.
http://jromadhan.multiply.com/journal/item/43/Asma_beberapa_kesalahan_anggapan_
Prestasi Ganda Jessica di Kolam Renang
KETEKUNAN Jessica P. Laurens ‘bermain air’ di kolam renang ternyata tidak hanya berhasil melenyapkan penyakit asma yang dideritanya, tetapi juga berujung pada prestasi. Sejumlah medali emas dari berbagai kejuaraan renang diraihnya dengan gemilang. Semua itu, membuat putri pasangan Jemmy Laurens dan Maria Suryanto ini makin terpacu menorehkan prestasi demi prestasi lagi.

‘’Awalnya saya tidak punya keinginan menjadi seorang perenang. Waktu itu saya menderita asma, dan teman-teman menganjurkan agar ikut latihan renang untuk menyembuhkan penyakit yang saya derita. Dan itu terbukti. Dalam kurun waktu 2 tahun, asma saya hilang,’’ ujar dara berparas manis ini.
http://profilesmakassar.blogspot.com/2008/10/prestasi-ganda-jessica-di-kolam-renang.html
Athletes With AsthmaFormer NFL star Jerome Bettis has battled asthma since he was 15.
Even with asthma, Kaitlin Sandeno set world records in swimming
.

Jerome BettisThe way Jerome “The Bus” Bettis used to effortlessly plow through defenses, you would never know he had asthma. The Bus ended up having a storybook 12-year NFL career, which including six Pro Bowls and a Super Bowl championship in 2006. Jerome was diagnosed with asthma when he was 15 years old. Bettis admits that he was concerned that he would no longer play sports, but his parents encouraged him to keep playing football but also listen to the doctors. Bettis maintained an effective asthma program throughout high school, but admits to being lazy about it after that. That almost cost him his life, as he had a serious asthma attack during an NFL game in 1997. After that scare, Bettis started taking his ailment more seriously and now serves as an advocate for handing asthma responsibly. He is part of the Asthma All-Stars Program – which encourages people to live lives with asthma without limits. It also teaches people to work with a doctor to create an asthma action plan.Jerome Says…“A lot of times, asthmatics don’t understand control. They may think their condition is not that bad. But asthma is so unpredictable. …I’m urging people with asthma to confer with their doctors to get a game plan.”Kaitlin SandenoKaitlin Sandeno is one of the best swimmers on the planet. She was part of the U.S. 800-meter freestyle relay team that won gold and set a world record at the 2004 Olympic Games in Athens. At those Olympics, she also won a silver and bronze medal in individual events. The 25-year-old California native, first discovered she had asthma as a 12-year-old. But with hard work and good medical care, Kaitlin is a world class athlete. She is currently a spokeswoman for asthma awareness and the perfect role model for young athletes with the medical condition.Kaitlin Says…“Nobody’s really educated about asthma and I’m really glad I can help spread awareness. It’s great to be able to tell people, ‘I’m an Olympic athlete and I can still pursue an athletic career.’ I really enjoy talking about it and doing on-camera interviews, because that’s something I want to do after my swim career.”Other Athletes With Asthma# Jackie Joyner-Kersee – Legendary female track athlete who won six medals throughout her Olympic career.# Dennis Rodman – One of the greatest rebounders in NBA history. Rodman also won six NBA championships.# Amy Van Dyken – A six-time Olympic gold medal winner in swimming. She has graced the cover of Sports Illustrated, Time and USA Today.
http://www.kidzworld.com/article/12999-athletes-with-asthma
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Entri Populer

Selamat tinggal plend B-), Apabila ada yang mau di sampaikan, sampaikan saja melalui kotak komentar
 
..:: Perhatian !! terima kasih atas kunjungannya, jangan lupa kalau mau copy/paste harap cantumkan sumbernya by http://www.mixedinfo.blogspot.com dan blog ini setiap harinya di update::..